Tampilkan postingan dengan label komputer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label komputer. Tampilkan semua postingan

Rabu, 27 November 2013

Cara Mudah Menggabung CD Instalasi 32-bit dan 64-bit di Windows 7 dengan WinAIO Maker Professional

Dari pernah saya temui, terdapat beberapa versi Windows 7 yang disesuaikan dengan spesifikasi komputer antara lain Windows 7 32-bit dan 64-bit. 32-bit lebih cocok untuk komputer dengan spesifikasi lebih rendah dan biasanya komputer yang diproduksi lebih lama. Sementara versi 64-bit didesain untuk komputer yang dilahirkan lebih muda. Untuk komputer yang memilik ram 4GB sangat disarankan untuk menggunakan versi 64-bit. Apakah keduanya berbeda? Tidak, sama saja. Ini bukan masalah perbedaan, tetapi lebih kepada kecocokan dan dukungan hardware komputer.
Cara menggabungkan Windows 32 dan 64 Bit Menggunakan WinAIO Maker Professional di Windows 7
CD instalasinya pun dipisah, Microsoft sendiri memproduksi Windows 7 dalam dua versi. Nah, bagaimana jika kedua CD tersebut digabung sehingga lebih mudah dikoleksi dan jauh dari resiko kehilangan CD. Gampang, dengan menggunakan WinAIO Maker Professional kita bisa menggabungkan file setup 32-bit dan 64-bit dalam satu CD instalasi.
  • Download dan simpan aplikasi di Flash disk atau komputer Anda, aplikasi ini bersifat portable dan gratis untuk digunakan tanpa batas. Tugas utama aplikasi ini adalah menyatukan file ISO dari versi 32-bit dan 64-bit, jadi selain aplikasi ini Anda juga harus mempunyai file ISO dari kedua versi Windows 7.
Proses penggabungan Install Windows 7 32 bit dan 64 bit
  • Jika semua persiapan sudah sempurna, sekarang jalankan WinAIO Maker Prefessional dan arahkan aplikasi ke dua file ISO (32-bit dan 64-bit), jangan lupa membuat folder direktori agar mudah ditemukan. Anda dapat juga memberikan tanda centang pada kotak Enable x64 recovery mode jika dirasa perlu. Setelah semua setting benar, klik tombol Start Compilation.
WinAIO Maker Professional, Software Terbaik untuk Menggabungkan Install 32bit dan 64bit
  • Tunggu proses kompilasi selesai dengan sempurna. Setelah proses ini selesai, Anda dapat membakar file ISO gabungan tersebut ke DVD atau Flash disk.
Menggabungkan Installer Windows 7 32bit dan Windows 7 64bit menggunakan WinAIO Maker Professional
  • Nantinya jika Anda melakukan instal ulang, sistem akan meminta Anda untuk memilih versi Windows yang ingin diinstal. Seperti gambar di bawah ini.
Installer Windows 7 32bit dan Windows 7 64bit Dalam Satu Disk
Bagaimana, tidak sulit kan? Setelah mendapatkan file kompilasi kedua versi sekarang Anda dapat menyimpan kembali CD instalasi Anda dan tidak perlu merasa cemas dengan komputer Anda, karena kini Anda sudah memiliki dua versi Windows 7 yang berbeda, yaitu Windows 7 32bit dan Windows 7 64bit.


Read more: http://blog.fastncheap.com/cara-mudah-menggabung-cd-instalasi-32-bit-64-bit-di-windows-7-winaio-maker-professional/#ixzz2lrM1Te8B

Cara Mengatasi Masalah Komputer Windows 7 yang Tak Mau Hidup Setelah Mode Sleep

Komputer merupakan sebuah sistem yang kompleks, ada banyak sistem yang mendukung agar komputer dapat berjalan sebagaimana mestinya. Usia pemakaian dan perawatan menjadi dua kunci utama daya tahan dan usia pakai komputer, tanpa perawatan yang baik komputer akan cepat usang dan lamban.
Komputer tidak mau hidup setelah mode sleep? Di sini solusinya
Cukup banyak pengguna yang mengalami masalah ini, terutama pengguna PC atau desktop. Penyebab utama masalah ini adalah fitur opsi Hybrid Sleep yang memang mengatur proses Sleep namun meletakkan operasi pada mode Hibernate sehingga menyebabkan hilangnya power komputer. Cara mengatasinya cukup mudah, ikuti langkah di bawah ini dan masalah Anda akan selesai.
Untuk mengatasi masalah ini tidak diperlukan aplikasi tambahan, yang pertama kita lakukan adalah melakukan sedikit modifikasi power option melalui Control Panel. Untuk lebih jelasnya, saya akan jabarkan dengan menggunakan gambar.
  • Pertama buka Control Panel – Power Options.
Windows tidak bisa kembali menyala setelah masuk mode Sleep? Di sini solusinya
  • Pilih plan apapun, klik Change plan settings.
Proses repair dari mode sleep yang tidak bisa menyala kembali
  • Pastikan Anda mengatur mode Sleep ke Never. Kemudian klik Change advance power settings.
Cara mengatasi Windows yang tidak bisa menyala setelah masuk mode Sleep
  • Temukan pilih Allow hybrid sleep kemudian rubah ke posisi Off. Kemudian klik Apply dan tombol OK.
Ingin memperbaiki mode sleep yang tidak bisa menyala kembali?
Sekarang coba rubah komputer ke mode sleep dan hidupkan kembali komputer ke mode on, komputer Anda segera terbebas dari masalah. Dengan begini anda tidak perlu khawatir lagi dengan Windows yang anda gunakan karena semua bisa diatasi dengan langkah mudah dan cepat.

Cara Mengembalikan OpenDefault Program exe dan shortcut yang rusak Lengkap

 -Kali Ini Admin Share Tentang Ngembaliin Openwith  pernahkah agan pas lagi milih open Choose Default Program nya lupa "Always Use The Selected Program To Open This Kind Of  File" nah agan bingung cara ngembaliin nya gimana ? di sini ane kasih tahu caranya Silahkan disimak dibawah ini :


Cara Mengembalikan OpenDefault Program exe :



1. Download default_exe.reg dan default_lnk.reg disini
2. Extract file download nya, lalu Klik dua kali file registry tersebut.


3. Maka akan muncul peringatan, pilih “yes”

4. Restart komputer sobat

tapi setelah melihat cara di atas, memang sepertinya benar,
karena kita mengembalikan Open Default file extensi exe ke default pembukanya,
dan untuk file "Default_LNK_(Shortcut).reg" tersebut fungsinya adalah apabila kita mempunyai masalah pada shortcut yang berubah fungsinya, seperti tidak bisa membuka file aslinya, padahal aplikasi asli dari shortcut tersebut masih terinstall di komputer

Semoga Bermanfaat

Sabtu, 23 November 2013

blok USB dengan password

Setelah lama Penulis tidak memposting dikarenakan sibuk menyibukkan diri , akhirnya setelah berselancar jauh ,  penulis menemukan  tips dan trik komputer  yang infonya  bagus dan  berguna untuk keamanan di komputer sobat.....

langsung saja

Aplikasi ini adalah USB BLOCK, fungsi aplikasi ini adalah memblok USB ( flashdisk, dll ), Disk, Netword yang tersambung dengan komputer kita tanpa mendapatkan konfirmasi dari pemilik komputer.

Jadi setiap ada yang mencolokkan flashdik atau hardisk external, komputer atau laptop akan meminta password yang telah kita tentukan. Tapi jangan khawatir, apliksi ini juga memiliki fasilitas untuk mengenali gadget yang sering kita hubungkan, jadi jika kita sudah mengizinkan gadget tersebut tersambung dengan komputer kita, maka aplikasi tidak akan minta password lagi.

Free Download USB BLOCK



Tampilan USB BLOCK











Tips Menggunakan USB Block

Jika rekan-rekan sudah menginstal dan menggunakan USB Block, agar aplikasi tidak terus-terusan meminta password saat kita mencolokkan flashdisk sendiri, gunakan cara berikut.

Pada tampilan berikut:

Masukkan password, kemudian centang “Remmember ( Add to Authorize List )

Dengan langkah diatas, aplikasi akan mengingat perangkat yang kita hubungkan, sehingga tidak akan meminta password lagi.

Komputer Lambat



Komputer Lelet dan Lemot

Keluhan apa sih yang paling sering ditemukan dalam kantoran yang mungkin cukup membosankan bagi para IT khususnya Technical support? Pada umumnya mereka bagian Technical Support menanggapi masalah misalnya seperti “Komputer saya Lambat” begitulah kira-kira kalimat yang sering dilontarkan para pengguna komputer, dan sudah pasti kita harus memperbaikinya. Itu mungkin menjadi suatu hal yang sangat membosankan untuk ditanggapi karena saking seringnya, kadang kita pun menjawab “upgrade atau ganti aja”, walaupun kita tahu bukan itu jawaban yang tepat sebenarnya. Karena para pengguna tidak mengetahui apa yang dilakukannya, otomatis kita harus mencari penyebabnya, dan karena saking stressnya pun kita langsung mengambil langkah untuk menginstall ulang komputernya, dari pada repot mencari-cari permasalahanya, dan itu justru akan memakan waktu lebih banyak. Nah, kali ini saya akan memberikan tips yang harus kita perhatikan untuk menanggapi masalah “Komputer saya Lambat!”

1. Spyware dan Virus yang paling top untuk menganalisa PC yang lambat, karena bagian ini yang paling mudah dimasuki dan banyak user yang berinteraksi denganya (secara tidak langsung), spyware berasal dari banner-banner dan iklan-iklan di suatu halaman web yang mulai beraksi saat kita mengakses halaman/banner tersebut melalui sebuah browser yang memiliki celah keamanan yang tidak bagus, sehingga spyware ini sangat dekat dengan IE, karena IE adalah teman baik untuk spyware, karena spyware juga bisa memungkinkan untuk menginstall program didalam HDD kita secara silent, langkah awal, gunakanlah Google Chrome atau Firefox! Secara garis besar langkah dasar untuk menghapus spyware seperti ini:
  • Indentifikasi dan analisa process yang sedang berjalan dengan windows taskmanager.
  • Identifikasi dan non aktifkan service yang bersangkutan melalui management console.
  • Identifikasi dan non aktifkan service yang ada di startup item dengan sistem configuration utilty.
  • Cari dan hapus entry di registry yang ada pada startup.
  • Identifikasi dan hapus file yang mencurigakan.
  • Install dan gunakan spyware detection dan removal.
2. Processor Overheating, kebanyakan prosesor mudah menghasilkan panas, sehingga prosesor masa kini membutuhkan pendingin khusus dan jenis fan khusus, jadi pada saat temperatur prosesor meningkat melampaui batas, sistem akan melambat dan segala proses yang sedang bekerja akan berjalan lambat, jika anda penasaran silahkan cek di bios karena motherboard dapat memonitor dan mengatur temperatur prosesor. Penyebab kipas prosesor menjadi jelek :
  • Debu yang menghambat perputaran kipas.
  • Fan motor rusak.
  • Bearing fan ada yang doll atau longgar sehingga fan “jiggling”. Jiggling yang dimaksud adalah jika fan yang sedang berputar putar ada bunyi secara cepat maka bisa dikatakan kalau bearing fan sudah jelek dan fan harus diganti. Tetapi jika fan berdebu saja kita hanya perlu membersihkan debunya.
3. Ram Jelek, Beberapa situasi dapat juga karena pengaruh ram yang jelek, hal ini dikarenakan oleh:
  • RAM timing lebih lambat dari spesifikasi mesin yang optimal.
  • RAM yang memiliki nilai minor hanya bisa dilihat setelah melalui beberapa test.
  • RAM terlalu panas. Pada zaman ini banyak variasi RAM yang dapat kita gunakan dan kita beli, dan kita dapat menyesuaikan dengan kapasitas dan kemampuan dari motherboard kita dan jangan lupa untuk mengatur kecepatan RAM dari bios. Hal buruk lainnya dalam RAM adalah masing-masing chipnya tidak semua bisa stabil sehingga akan menurunkan performa, sehingga ciri-ciri chip RAM yang tidak bagus adalah pc selalu lambat dan akhirnya bluescreen, jika kita menemukan RAM yang overheat kita bisa gunakan heatspreader untuk mengatasinya (saran saya, dari pada beli heatspreader RAM mending beli RAM baru yang lebih bagus saja).
4. Harddisk Fail, Jika harddisk sering mengalami failure, ini juga akan memperburuk performa komputer, dan jenis-jenis fail ini banyak penyebabnya, bisa sifatnya mekanis, elektronik, bahkan firmware nya yang tidak update, dari harddisk ini akan menyebabkan:
  • Akses time yang lambat.
  • Jumlah badsector yang terus meningkat saat di scandisk atau di chkdsk.
  • Ada bluescreen yang tidak terjelaskan.
  • Gagal Boot mendeteksi harddisk itu masih dalam keadaan bagus atau tidak itu gampang-gampang susah, biasanya paling sering di windows xp slalu muncul “Windows delayed write failure” saat harddisk mengalami kegagalan, nah disaat itulah kita mulai H2C (Harap-Harap Cemas) ada apa gerangan di harddisknya, pertama kita bisa melakukan scan dengan chkdsk, sampai kita memeriksa fisik harddisknya. Biasanya fisik harddisk dapat dilihat dari bunyinya, semakin berisik berarti menandakan komponen-komponen di dalamnya ada yang mulai longgar, kita bisa juga menggoyang goyang harddisk dan mendengarkan bunyinya, jika ingin menggunakan tools dan mengecek kondisi harddisk secara berkala kita bisa menggunakan tools HDDLife, ada yang gratis ada yang bayar. Jika ingin memperbaiki HDD yang badsector silahkan baca di Tips Memperbaiki HDD BadSector.
5. Bios Settings, Biasanya bios yang belum di custom setting nya akan mengalami proses perlambatan beberapa detik, khususnya pada saat booting, untuk itu kita harus meng-custom bios setting agar performa kerja proses boot bisa dipercepat, secara umum settingan bios yang harus diperhatikan adalah:
  • Boot langsung ke harddisk.
  • Disable IDE drive yang tidak terpakai.
  • Set speed latency RAM.
  • Matikan IO / IRQ perangkat onboard yang tidak dipakai.
  • Gunakan Fast POST.
6. Disk Type/Controller Compatibility, Hal ini terkadang dianggap spele, namun hal ini akan terasa saat kita menggunakan aplikasi yang akan menguras performa harddisk, biasanya motherboard sekarang sudah memiliki kontroler yang baik untuk Paralel ATA disk, namun kita harus memperhatikan kabel IDE nya, karena kabel ini memiliki beberapa spesifikasi tertentu, ada yang UDMA 33, 66, dan 100, kalau kita lihat secara fisik, bentuk kabelnya memiliki serabut yang halus halus dan banyak, sedangkan yang UDMA 33 serabutnya sedikit, jadi gunakanlah kabel yang memiliki spesifikasi yang tinggi untuk disk kita. dan jangan lupa, setiap 18 bulan pasti akan muncul disk dengan teknologi dan kapasitas terbaru jadi jangan lupa rencanakan untuk melakukan penggantian ini akan memberikan efek yang baik untuk kita. Selain itu jika motherboard yang digunakan saat ini adalah motherboard yang sudah dilengkapi dengan SATA Disk controler hal itu akan lebih baik lagi, karena SATA lebih cepat dibandingkan dengan PATA.

7. Windows Services, Secara default service yang di windows berjalan semua, walaupun secara langsung kita tidak tahu apakah kita membutuhkanya atau tidak, service tersebut bisa di akses dari control panel, administrative tools dan service, banyak service service yang tidak diperlukan yang bisa hentikan, dengan begitu kita bisa menghemat RAM yang terpakai di komputer dan otomatis komputer bisa berjalan lebih baik, beberapa service yang harus diperhatikan dan dimatikan jika kita tidak membutuhkanya adalah:
  • FTP.
  • Indexing Service.
  • Remote Registry.
  • Telnet.
  • Remote Access.
  • Remote Desktop.
  • Automatic Update.
8. Process yang invisible, Terkadang tanpa kita ketahui ada saja program yang berjalan di memory, padahal kita sudah tidak menggunakannya lagi atau bahkan kita sudah meng-uninstallnya namun programnya masih ada yang berjalan, untuk itu kita harus memperhatikan process apa saja yang sedang berlangsung di komputer kita dengan melihat task manager, dan kita bisa melakukan endtask atau kill, lalu kita bisa hapus .exe nya.

9. Disk Fragmentation, Sebagaimana karakteristik file dalam sebuah komputer pasti mengalami proses file tersebut di add, di edit, atau di hapus, hal tersebut dapat menyebabkan fragmentasi di beberapa area sektor harddisk, untuk itu kita perlu merapihkan data di komputer kita, yaitu dengan mendefrag nya. Jika kita menggunakan windows xp, kita bisa menggunakan defrag.exe dan meletakannya di schedule agar dapat berjalan pada waktu yang kita tentukan.

10. Background applications, Kalau kita perhatikan di systray (System Tray) saat kita klik arrow kirinya akan berderetlah icon yang banyak, semakin banyak icon yang terpasang di systray itu menyebabkan komputer semakin lambat merespon proses, karena memory banyak yang terpakai untuk proses itu, sehingga untuk itu kita perlu mematikannya atau menonaktifkan yang tidak diperlukan yaitu dengan mengakses kedua registry ini :

HKEY_ LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\RunOnce

Hapuslah key yang tidak diperlukan. Jika ada yang belum paham tentang registry silahkan baca Tutorial Registry Edit.

11. File System Issues, Beberapa isu file system mempengaruhi performa itu mungkin benar, jika kita menggunakan OS Windows NT 4.0, Windows 2000, atau Windows XP, seharusnya kita menggunakan NTFS File system, karena NTFS memiliki performa yang lebih baik daripada Filesystem sebelumnya misalnya FAT32, dimana FAT32 ini dari sisi performance dia hanya mampu menangani disk yang berkapasitas 40GB dengan ukuran cluster default, jika filesystem fat32 berjalan pada disk yang berukuran besar maka akan sering terjadi fragmentasi dan menurunnya performance pc. Format dan ukuran cluster juga berpengaruh, misalnya saja, kita mempunyai disk 80GB lalu memformat disk tersebut dengan ukuran cluster 512 bytes, hal ini akan menyebabkan disk akan memakai banyak cluster dimana harddisk akan sering melakukan track and seeknya, dan ini akan menjadi problematik saat harddisk pada saat disk mengalami framgentasi yang banyak, salah satu solusinya adalah menggunakan cluster yang lebih besar, misalnya saja 4K atau lebih besar, dari situ kita akan melihat pemberitahuan tentang improvement load times, dan perlu diketahui, semakin besar ukuran cluster akan signifikan meningkatkan jumlah space cluster slack dan akan banyak membuat disk space banyak yang terbuang. Kalau masih bingung silahkan baca tentang NTFS Vs FAT. Trik lain untuk melakukan tweaking dari NTFS ini adalah:

1. Tweak Variable NtfsDisable8dot3NameCreation, yang bisa ditemukan di:

HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\Filesystem

Jika di set ke 1 maka ini akan menghentikan NTFS untuk menggenerate 8.3 file name convention, jika kita tidak membutuhkan model nama file lama, kita bisa menghentikan ntfs untuk tidak membuatnya.

2. Tweak Variable NtfsDisableLastAccess value yang bisa ditemukan di:

HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\Filesystem

Ini adalah REG_DWORD entry, dan jika ini di set ke 1, maka ini akan mencegah NTFS untuk mengupdate date and time stamp, saat kita melakukan browsing file pada sebuah direktori, namun ini tidak akan menghalangi proses update file yang sedang di akses pada saat filenya di akses atau berubah.

Sekian dulu tips tentang komputer lambat dari saya, semoga bisa bermanfaat khususnya untuk para pemula yang ingin tahu lebih dalam tentang ilmu komputer.

repair badsector


Repairing Hardisk

Kali ini saya akan memberi sedikit tips bagaimana cara memperbaiki atau me-Repair BadSector pada hardisk, karena sering sekali hardisk terkena BadSector dan tanpa disadari bahwa badsector yang sudah menempel pada hardisk akan bertambah jika kita diamkan saja. Untuk memeriksa apakah hardisk kita ada badsectornya atau tidak anda bisa memeriksanya dengan Checkdisk.

Bagaimana hardisk bisa terkena badsector? Berikut ini salah satu penyebab hardisk terkena badsector.
  • Kabel data jelek atau sudah tidak layak pakai.
  • Power Supply kurang bagus atau beban dari power supply tidak sesuai dengan beban PC.
  • Tegangan Listrik tidak stabil atau naik turun. Disarankan menggunakan Stabilizer/Stavol.
  • Hardisk pernah jatuh.
Saya akan membantu memberikan solusi untuk anda yang mungkin baru mengalami badsector pada hardisk anda.
  • Kabel data usahakan agar selalu bagus 6 atau 12 bulan sekali ganti.
  • Power Supply usahakan kabel power untuk hardisk tidak ada sambungan dengan kabel lain. Lebih bagus lagi Power Supply menggunakan yang Pure 500W, tetapi jika anda menggunakan hardisk 1TB (Terrabytes) saya sarankan menggunakan Power Supply yang Pure 1000W agar listrik yang dialirkan lebih stabil.
  • Jika anda suka lepas pasang hardisk alangkah baiknya jika bepergian hardisk dimasukan kedalam tas atau tas kecil agar terhindar dari kecelakaan hardisk jatuh.
Jika semua tips diatas sudah anda coba dan ternyata hardsisk anda terkena badsector misalkan 4Kb silahkan anda coba menggunakan HDD Regenerator atau Flobo Hardisk Repair. Silahkan anda coba salah satu yang menurut anda bagus yang mana, 2 software tersebut adalah software yang biasa saya gunakan untuk merepair hardisk badsector atau hardisk yang tiba-tiba hilang partisi nya. Jika anda belum tau cara melakukan partisi hardisk anda bisa baca artikel cara partisi menggunakan fdisk dan jika anda bingung untuk memilih sistem partisi pada hardisk silahkan baca juga tentang NTFS Vs FAT.

Sekian dulu tips dan informasi tentang repair badsector yang bisa saya berikan saat ini, semoga tips diatas bisa menambah ilmu komputer kita dan bermanfaat untuk kita semua khususnya untuk para pemula yang ingin belajar komputer.

Rabu, 20 November 2013

instal

CARA INSTAL WINDOWS XP, WIN 7/VISTA + HIREN BOOT VIA USB FLASHDISK

Pada tutorial terdahulu yaitu “Install Windows XP dari USB Flashdisk“, saya mengalami banyak kendala. Dari segi kecepatan dan lain sebagainya memang tidak sebagus instalasi memakai CD.

Tutorial kali ini intinya sama yaitu menjelaskan langkah-langkah instalasi Windows XP dari USB Flashdisk, tapi berbeda dengan tutorial sebelumnya, kali ini instalasi lebih mudah dan cepat. Disamping itu, anda dapat menambahkan berbagai program bootable lainya misalnya Hiren’s Boot CD dalam 1 Flashdisk.
Lebih dari itu, anda dapat membuat installer Windows XP, Vista, dan Windows 7 dalam 1 Flashdisk. Menarik bukan?
Oke, tanpa panjang lebar lagi, silahkan simak tutorialnya dibawah :
TAHAP PERTAMA
  1. Sediakan Flashdisk minimal 1GB/2GB, installer Windows XP, dan file ISO Hiren’s Boot CD.
  2. Copy file instalasi Windows XP kedalam folder, misalnya C:/Windows XP.
  3. Download software WinSetupFromUSB disini [ Download 7.55MB | 
  4. Ekstrak, kemudian jalankan WinSetupFromUSB_1-0-beta7.exe. Program ini bersifat portable, jadi tidak perlu install lagi.
WinSetupFromUSB
  1. Gunakan utility BOOTICE untuk membuat flashdsik menjadi bootable.
  2. Masuk ke folder WinSetupFromUSB >> Files >> Tools, kemudian jalankan file BOOTICE.EXE. Akan terlihat jendela seperti berikut :
Spoiler for BOOTICE
  1. Pilih Flashdisk tujuan, lalu klik “Parts Manage” seperti gambar diatas.
  2. Klik “ReFormat USB Disk“.
Format
  1. Pilih USB-HDD Mode, Align to cylinder (63 sectors), lalu klik Next.
Spoiler for HDD Mode
  1. Sorot File System, Pilih FAT-32 atau NTFS (Terserah anda). Lalu klik “OK“, biarkan proses format berjalan, kurang lebih 10 detik. Ketika proses format selesai, klik “Close” untuk keluar.
Format
  1. Kembali ke halaman awal BOOTICE, klik “Process MBR“, pilih seperti tampilan gambar berikut, selanjutnya klik “Install/Config“.
Spoiler for Process MBR
  1. Klik “Save to Disk“, klik “OK” jika ada peringatan. Selanjutnya anda akan kembali kehalaman sebelumnya.
  2. Klik “Process PBR“, lalu pilih berdasarkan gambar berikut, lalu klik “Install/Config“.
Spoiler for Process PBR
  1. Selanjutnya Klik “OK“.

TAHAP KEDUA

  1. Kembali ke halaman WinSetupFromUSB, pilih lokasi dimana anda menyimpan folder instalasi Windows, dan file ISO Hiren’s Boot CD. Anda juga dapat menambahkan file instalasi Windows Vista atau 7 pada pilihan Vista/7/Server 2008 – Setup PE RecoveryISO.
Spoiler for Burning
  1. Sekarang, coba setting BIOS anda untuk booting dari USB Flashdisk.
  2. Khusus untuk instalasi Windows XP, ada 2 tahapan, pilih tahapan pertama untuk setup windows. Setelah restart, booting lagi dari flashdisk, lalu lakukan tahapan kedua untuk instalasi seperti biasanya.

restart

10 Penyebab Komputer Sering Restart Sendiri Dan Cara Mengatasi

 Buat teman teman yang punya komputer baru atau mungkin masih awam dengan yang namanya komputer bisa mencoba tips dari saya ini yang mungkin bisa anda coba ketika komputer anda restart sendiri. Komputer sendiri terbagi dari beberapa bagian yang mungkin dulu dari SD sudah diajarkan sama bapak atau ibu guru :D, Hardware Software dan Brainware ya ketiga bagian itu adalah elemen terpenting dalam sebuah komputer.
Bagian yang akan kita bahas nanti adalah hardware (Perangkat Keras) dan software(Perangkat lunak). Karena Komputer erat hubungannya dengan Hardware dan software maka penyebab komputer rusak pun banyak penyebabnya yang berhubungan dengan 2 hal ini, ukey kita bahas kawan :D permasalahannya seperti ini kawan :

1. Prosesor kepanasan
Prosesor yang katanya adalah sebuah otak menurut guru SD saya dulu hehe, katanya semua proses dikomputer itu adalah berada disini, lalu apa hubungannya dengan komputer restart ??
begini mas mbak, ketika komputer bekerja dengan keras mungkin lagi membuka banyak aplikasi secara bersamaan, maka prosesor yang dikatakan sebagai otak ini akan bekerja extra keras #kasian, nah didalam prosesor ini terdapat system untuk menyelamatkan prosesor itu sendiri ketika dalam kondisi temperatur tertentu dengan merestart komputer tersebut, lalu bagaiamana cara untuk mengatasinya ?
  •     anda bisa mengecek temperatur komputer pada BIOS, atau anda bisa menggunakan program untuk mengecek temperatur dari komputer seperti CPUID
  •     Anda cek untuk bagian Fan Prosesor, apakah perputarannya pelan, karena jika perputarannya pelan maka temperatur prosesor akan mudah panas dan otomatis komputer restart, anda bisa menyemprotkan cairan anti karat dibagaian dinamo dari fannya yang seperti biasanya saya lakukan :D
  •     Anda lihat apakah pada sirip sirip pendingin prosesor tersebut itu banyak debu debunya yang mengakibatkan temperaturnya mudah panas .
  •     sudah keringannya pasta prosesor yang ada diatas prosesornya, ini juga yang akan menyebabkan prosesor cepat panas, anda bisa memberikan pasta prosesor biasanya disebut iso thermal, atau bisa pakai cara yang lebih extrem pakai pasta gigi cara ini juga bisa cuma tidak disarankan karena lama lama akan mengalami penggumpalan ketika lama digunakan.

  •     anda bisa meletekkan komputer anda diruangan yang berAC ya sedikit banyak akan memberikan menurunkan temperatur dari prosesor ketika prosesor mulai memanas :D



2. Power Supply turun daya
Hal seperti ini biasa sangat sering terjadi kawan, biasanya seperti ini ketika menyalakan komputer, pada waktu bios loading windows itu komputer bisa berjalan normal, tetapi ketika masuk ke windows yang terjadi adalah komputernya restart, apa yang terjadi ?????
logikanya seperti ini, ketika komputer masuk ke bios dan loading windows itu daya listrik yang diminta masih belum banyak, tetapi ketika masuk ke dalam windows pastinya banyak program yang dijalankan dan pastinya akan meminta asupan listrik yang cukup banyak, dan ketika power suply sudah menurun dayannya yang terjadi power supply tidak dapat memberikan permintaan listrik ke komputer akhirnya ngerestart kan kawan, cukup masuk akal lah :D, jadi sebaiknya untuk keperluan komputer saat ini anda bisa pakai yang 500 watt saja kawan :D .

3.VGA rusak
Jika anda yang pakai VGA Card anda bisa juga untuk mengecek komponen yang satu ini, beberapa vga card yang ada kipasnya, bisa anda lihat kipasnya itu mungkin pergerakannya melambat mungkin karena kotor, bisa anda bersihkan hal ini juga berpengaruh kawan.

4. Kerusakan Di Harddisk
Ada kemungkinan juga ada badsector di harddisk anda yang menyebabkan komputer anda tidak maksimal dalam pembacaan data yang menyebabkan komputer restart, lalu bagaimana cara mengatasinya ?? anda bisa melakukan checkdisk atau melakukan defragment pada harddisk anda.

5. Ram Rusak
Kemungkinan juga bisa terjadi, karena ketika ram dalam keadaan rusak maka komputer dalam menjalankan program tidak bisa maksimal yang menyebabkan komputer akan melakukan restart, atau malam di beberapa contoh permasalahan ketika ram rusak komputer tidak akan bisa menyala yah cukup extrem kan kawan :D. coba untuk mengganti ram anda atau mungkin membersihkan ram anda dengan cara membersihkan bagaian kuningannya dengan penghapus pensil kawan :D.

6. Kabel Harddisk tidak stabil
Ya yang ini adalah pengalaman yang sering saya temui biasanya terjadi di harddisk dengan kabel sata, ketika kabel datanya rusak atau kurang berfungsi, maka komputer akan bisa restart, bagaimana bisa terjadi seperti berikut ini, menurut pemikiran yang saya tangkap ketika si komputer booting di os dia punya batas maksimal loading, jadi ketika kabel yang digunakan kurang maksimal dalam penyampaian data yang bisa menyebabkan loading yang lama dan akhirnya bisa restart itu komputer :D

7. Lonjakan Listrik penyebab komputer restart
Lonjakan listrik yang secara tiba tiba terjadi bisa membuat komputer anda restart karena permintaan listrik yang diminta komputer tidak terpenuhi, lalu bagaimana solusinya kawan ??
saya sarankan untuk menggunakan si Stavolt untuk komputer anda untuk mengatasi ketika lonjakan listrik ini.

8. Fatal error
Ya keterangan fatal error juga sering kita temui ketika anda sedang bermain komputer, dan setelah itu komputer akan restart otomatis ????? apa salah komputernya ??? kok tiba tiba si layar jadi warna biru BSOD (Blue Screen Of death) nah bagaimana cara mengatasinya ??
Fatal Error ini terjadi ketika system terjadi kerusakan, jadi saran saya repair saja system anda atau install ulang, jika tidak maka yang terjadi tetap seperti itu.

9. Antara Hardware dan software tidak cocok
Bagi orang awam mungkin anda belum mengenal apa itu driver ?? apa fungsinya ??
nah driver ini yang sangat kompleks fungsinya, seperti kata diatas hardware dan software tidak cocok ini akan jugamengalami error dan menyebabkan restart, jadi saran saya silahkan anda pastikan drivernya sudah cocok, jika anda bingung anda bisa menggunakan software all driver, seperti driver pack solution untuk menginstall driver.

10. Hardware atau software Yang rusak 
Ketika komputer nyala pertama kali, anda tekan f2,atau del(tergantung merk motherboard) dengan otomatis masukbios, nah ketika masuk bios itu tunggu 5 menit, jika komputer anda restart, berarti yang rusak adalah dibagaian hardware, tetapi jika tetap nyala dan ketika anda masuk ke windows normal komputer restart , berarti yang rusak itu softwarenya :D.

Terima kasih kawan demikian artikel saya mengenai 10 Penyebab Komputer Sering Restart Dan Cara Mengatasinya


Komentar

Recent Comments Widget with Avatar by Tutorial Blogspot